Ilmu Itu Bukan Yang Dihafal Tetapi Yang Memberi Manfaat

Breaking

Kamis, 30 Juli 2020

Konfigurasi Control Panel Ajenti di Debian


Bismillah
Assalamu'alaikum wr.wb

Salam sehat dan sejahtera untuk kita semua, semoga Allah selalu menjaga dan melindungi kita semua dan selalu dalam naungan nya dan selalu diberikan kesehatan dan ilmu yang bermanfa'at untuk kita semua Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin.. Dan tak lupa juga sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada junjungan Nabi Besar kita yaitu NABI MUHAMMAD SAW semoga kelak kita akan mendapatkan syafa'at nya beliau di Yaumil Akhir nanti Aamiin yra..

Pada kesempatan kali ini izinkan saya untuk membahas tentang Konfigurasi Control Panel Ajenti di Debian

Pengertian Ajenti :
Ajenti merupakan Server Control Panel berbasis web yang dapat digunakan untuk mengerjakan berbagai macam tugas dan konfigurasi manajemen server. Ajenti Admin Panel dibuat menggunakan bahasa pemograman Python. Selain sebagai Server Control Panel, Ajenti juga bisa digunakan sebagai web hosting management dengan menginstall paket aplikasi tambahan bernama Ajenti V. (

Okeee Berikutnya langsung saja kita Let's Config :

Topologi :

















1. Settingan ip address dimana interface enp0s3 menggunakan ip static diubah ke dhcp untuk bisa terhubung ke internet. Seperti gambar dibawah.



















2. Repository local yang digunakan :
deb http://kebo.vlsm.org/debian/ stretch main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian/ stretch-updates main contrib non-free 
deb http://kebo.vlsm.org/debian-security/ stretch/updates main contrib non-free













3. Tambahkan repo ajenti terlebih dahulu dengan perintah : root@debian:/home/yasir# 
wget http://repo.ajenti.org/debian/key -O- | aptkey add –
















4. Tambahkan repository ajenti pada source.list root@debian:/home/yasir# 
echo "deb http://repo.ajenti.org/debian main main debian"| tee -a /etc/apt/sources.list





5. Update paket tersebut maka akan terlihat dua repository : pens dan ajenti.
































6. Menginstal paket ajenti : 
root@debian:/home/yasir# apt install ajenti



7. Lalu kita klik























8. Tunggu sampai muncul sertificat key dengan default port 8000 dan username : root dan default password admin.























9. Merubah terlebih dahulu accest controlnya dengan cara ctrl +W cari 3600 kemudian berikan tanda “ pada angka 3600”.
root@debian:/home/yasir# nano /usr/share/pyshared/socketio/transports.py



































10. Lakukan perubahan yang sama pada handler.py: “3600” 
root@debian:/home/yasir# nano /usr/share/pyshared/socketio/handler.py



































11. Cek status service ajenti : 
root@debian:/home/yasir# service ajenti status














12. Restart service ajenti :
root@debian:/home/yasir# service ajenti restart





Verifikasi :

1. Buka pada windows client disini digunakan windows 10 sebagai client. Kemudian masuk ke web browser masukkan alamat :
Lalu klik




































2. Kemudian akan masuk ke web tampilana ajenti. Isikan username dan password yang sudah diberikan. Dimana username default : root dan password default : admin 




































3. Tampilan dashboard sudah muncul seperti gambar berikut ini :






































4. Pada tampilan dashboard kita bisa juga mengklik ac power yang berfungsi untuk suspend, hibernate, restart, dan poweroff server kita dengan berbasis GUI. 






































5. Kemudian pada sebelah kanan kita bisa menambahkan widget sesuai dengan yang diinginkan dalam hal ini menambahkan tampilan trafik. 



































6. Kita bisa melihat trafik berdasakan interface yang kita daftarkan dalam hal ini interface enp0s3 dimana uploadnya 347.3 byte dan downloadnya 466.3 byte.






































7. Pada tab configure kita bisa merubah Bahasa, memasukkan ip host dan merubah port default serta merubah nama user root default. 


































8. Setelah itu kita ubah bahasa, serta portnya (sesuai absen). Lalu kita coba logout dan login kembali maka port akan berubah. Seperti gambar dibawah ini.





















Alhamdulillah :)

Cukup sekian pembahasan saya kali ini, Mohon maaf apabila ada kata kata yang kurang jelas, baik ejaan, penulisan, gambar dll.. Mohon dimaafkan :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar