Ilmu Itu Bukan Yang Dihafal Tetapi Yang Memberi Manfaat

Breaking

Kamis, 28 November 2019

Konfigurasi Hight Availability dengan Cisco Packet Tracert


Assalamu'alaikum wr wb.

Perkenalkan nama saya Muhammad Yasir biasa dipanggil Yasir.
Saya berasal dari kelas XI TKJ ( Teknik Komputer dan Jaringan ).
Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang cara "Konfigurasi Hight Availability di Cisco Packet Tracert".

*Pengertian HSRP* :
      HSRP adalah sebuah protocol redudancy standar cisco yang menetapkan sebuah router yang secara otomatis mengambil alih jika router yang lain gagal. Di dalam HSRP mendefinisikan  dua status router yang router aktif dan router standby. Router standby digunakan sebagai redundancy dari router aktif jika router aktif gagal merouting. (HSRP) adalah salah satu fitur perangkat lunak tersebut yang dapat dikonfigurasi untuk menyediakan Layer 3 redundansi untuk network host. Dua router interface bekerja sama untuk menyajikan 1 virtual router atau default gateway untuk host di LAN, jadi ketika salah satu router down yang di konfigurasi HSRP link pada jaringan tersebut akan tetap berjalan, di karenakan ip gateway yang di kenal host adalah virtual router.

Active Router adalah Router yang meneruskan packet ke virtual router
Standby Router adalah sebagai backup dari active router jika active router down.
-  Standby Group adalah router-router yang berpatisipasi dalam HSRP yang mengemulasi  Virtual Router.

Sebuah HSRP Group terdiri atas
-          Active Router
-          Standby Router
-          Virtual Router

HSRP Active dan Standby Router mengirimkan hello message ke multicast  address 224.0.0.2 User Datagram Protocol (UDP) port 1985.

*Langkah Konfigurasi* :

1. Kita buat dahulu topologi seperti gambar dibawah.

2. kita konfigurasi di R1, disini kita memasukkan IP gerbang masuknya :
int fa0/0 ( arah router 3 )
ip add 13.13.13.1 
no shutdown
int fa0/1 ( arah switch )
ip add 12.12.12.1
no shutdown

3. kita konfigurasi di R3, disini kita memasukkan IP gerbang masuknya :
int fa0/1 ( arah router 1 )
ip add 13.13.13.2 
no shutdown
int fa0/0 ( arah router 2 )
ip add 23.23.23.1
no shutdown

4.kita konfigurasi di R2, disini kita memasukkan IP gerbang masuknya :
int fa0/0 ( arah router 3 )
ip add 23.23.23.2 
no shutdown
int fa0/1 ( arah switch )
ip add 12.12.12.2
no shutdown

5.kita konfigurasi di Switch, disini kita memasukkan IP gerbang masuknya :
int fa0/1 ( arah router 1 )
sw mode trunk
int fa0/2 ( arah router 2 )
sw mode trunk.

*Konfigurasi Router EIGRP* :

1. Kita ke-R1 kemudian kita router eigrp 10 dengan memasukkan network arah R3 dan arah Switch lalu ketik no auto-summary.

2. Setelah itu, kita masuk ke R3, lalu kita bikin IP Loopback terlebih dahulu.

3. Masih di R3, kemudian kita router eigrp 10, lalu masukkan network arah R1, network R2 dan arah client seperti gambar dibawah ini. Kemudian ketik perintah no auto-summary.

4. Masih tetap di R3, kemudian kita router eigrp 10 dan masukkan network IP Loopback yang tadi sebelumnya kita buat. Jangan lupa tambahkan 0.0.0.0 lalu no auto-summary.

5. Kemudian kita masuk ke R2, kita router eigrp 10 juga dan masukkan netwrok arah R3, network arah client dan jangan lupa no auto-summary. Seperti gambar dibawah ini.

6. Setelah semua sudah dikonfigurasi, kemudian kita coba ping di R1 ke arah R3 dengan IP Loopback yang tadi kita buat sebelumnya. Seperti gambar dibawah.

7. Kemudian jangan lupa juga kita test ping di R2 ke arah R3 dengan menggunakan IP Loopback yang kita buat sebelumnya. Seperti gambar dibawah.

*Konfigurasi HRSP* :

1. Kita ke R1, lalu kita konfigurasi seperti gambar dibawah.

2. Setelah sudah, kemudian kita ke R2 lalu kita konfigurasi juga, hanya saja cuma sampai standby 1 preempt saja karna untuk membackup. Seperti gambar dibawah.

3. Kita masukkan IP di PC-1 dengan cara static seperti gambar dibawah.

4. Lalu jangan lupa juga di PC-2 kita masukkan IP dengan cara static seperti gambar dibawah.

5. Untuk memastikan, silahkan cek di R1 dengan menggunakan perintah show standby br.

6. Lalu kita ke R2 juga untuk memastikan dengan perintah show standby br.

*Pengujian* :

1. Kita test ping di PC-1.

2. Dan juga kita test ping pada PC-2.

Alhamdulillah ... :)

Mungkin cukup sekian pembahasan yang kurang dari saya.
Mohon maaf apabila ada kesalahan kata-kata yang kurang jelas dan dipahami.

SEMOGA BERMANFA'AT !!
SELAMAT BELAJAR DAN MENCOBA SOB !!
SEMOGA BERHASIL !!

Sekian dan Terima Kasih
Wassalamu'alaikum wr wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar