Ilmu Itu Bukan Yang Dihafal Tetapi Yang Memberi Manfaat

Breaking

Jumat, 18 Oktober 2019

Konfigurasi Access List Standard


Assalamu'alaikum wr wb.

Perkenalkan nama saya Muhammad Yasir biasa dipanggil Yasir.
Saya disini berasal dari kelas XI TKJ ( Teknik Komputer dan Jaringan ).
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang cara "Konfigurasi Access-List Standard".

*PENGERTIAN ACCESS LIST* :
           Access List digunakan untuk mem-filter paket yang akan masuk maupun keluar dari Router. Dimana ada paket ingin masuk/keluar maka akan diproses terlebih dahulu di Access List ini. Maka jika ada paket yang tidak sesuai kriteria maka akan di drop , sesuai dengan kebijakan yang kita buat. 

          Standard Access List : Melakukan filtering berdasarkan IP Host atau network Source nya saja. Standar ACL menggunakan nomer ACL 1 – 99. 

*ALAT DAN BAHAN* :
~ Cisco Packet Tracert
~ 1 Buah Servet-PT
~ 2 Buah Router 2811
~ 1 Switch 2960
~ 3 Buah PC ( Client )
~ 2 Buah Cable Cross
~ 4 Buah Cable Stright

*TAHAP PELAKSANAAN UNTUK MENGAKTIFKAN* :

1. Tahap pertama kita buat dahulu topology seperti gambar dibawah.

2. Kemudian kita masuk ke SWITCH untuk menghubungkan ke Router dengan "mode trunk".


3. Setelah itu kita masuk pada ROUTER1, lalu kita konfigurasi untuk menghubungkan ke Switch. Seperti gambar dibawah ini

4. Selanjutnya kita konfigurasi lagi di ROUTER1 untuk mengaktifkan / menghubungkan ke ROUTER0 ( Router satunya ).

5. Setelah itu, kita masuk ke ROUTER0 lalu kita konfigurasi untuk menghubungkan atau mengaktifkan ke ROUTER1 (Router Sebelumnya).

6. Kemudian jangan lupa juga kita konfigurasi lagi untuk menghubungkan atau mengaktifkan ke Server nya. Seperti gambar dibawah.


*TAHAP PELAKSANAAN MEMBUAT EIGRP DAN AGAR SEMUA CLIENT TERHUBUNG KE SERVER* :

1 Langkah pertama kita masuk ke Router1, kemudian kita bikin EIGRP 10 nya, lalu kita masukkan network arah ke Switch atau Client dan network arah Router0 atau Router sebelahnya.. Seperti gambar dibawah.

2. Kemudian langkah berikutnya, kita masuk ke Router0 lalu kita konfigurasi router eigrp 10 nya. Masukkan network arah Router1 ( Router sebelumnya ) dan network arah Server. Seperti gambar dibawah.

3. Setelah semua sudah kita konfigurasi Router EIGRP 10 nya, Kemudian kita masuk pada PC0 atau Client0 untuk masukkan IP, Subnetmask, serta Gateway nya secara manual seperti gambar dibawah.

4. Kemudian jangan lupa juga kita masukkan IP secara manual juga di PC1 atau Client1.  

5. Dan jangan lewatkan juga kita masukkan IP, Subnetmask, serta Gateway nya di PC2 atau Client2 seperti gambar dibawah.

6. Kemudian kita jangan tinggalkan juga masukkan IP, Subnetmask serta Gateway nya di Server secara manual. Seperti gambar dibawah.

7. Setelah semua sudah kita masukkan IP Subnetmask serta Gateway secara manual pada masing-masing PC atau Client dan Server. Kemudian kita test ping IP yang ada pada Server di semua PC atau Client.

8. Lalu kita test juga pada PC1 atau Client ke-2 Ping IP Server.

9. Kemudian jangan lewatkan juga kita test ping juga di PC2 atau Client ke-3 IP Servernya.

*TAHAP PELAKSAAN NGE-BLOK AGAR SEMUA CLIENT TIDAK DAPAT TERHUBUNG KE SERVER* :

1. Pertama kita masuk Pada Router0 atau Router yang ada ditengah. Kemudian kita konfigurasi agar semua Client tidak dapat terhubung ke Server. Seperti gambar dibawah ini.

2. Kemudian setelah sudah kita konfigurasi, maka sekarang kita test ping dengan surat ping yang ada di Cisco Packet Tracert. Lalu kita Test ping semua client ke Server. Jika Failed maka kita sudah berhasil memblok koneksi client agar tidak terhubung ke server.

Alhamdulillah...:)

Mungkin cukup sekian pembahasan dari saya ini, Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang jelas baik tulisan maupun ejaan.


Sekian dan Terima Kasih
Wassalamu'alaikum wr wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar