Ilmu Itu Bukan Yang Dihafal Tetapi Yang Memberi Manfaat

Breaking

Jumat, 20 September 2019

Routing EIGRP Menggunakan 4 Kabel Serial


Assalamu'alaikum Wr. Wb

Perkenalkan nama saya Muhammad Yasir biasa di panggil Yasir.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang cara "Routing EIGRP Dengan Menggunakan Kabel Serial".

*Pengertian Routing EIGRP* :

Routing EIGRP adalah protocol Routing Cisco Proprietary , artinya hanya bisa dijalankan di Router Cisco saja. Kelebihan utama dari routing EIGRP ini adalah routing protocol satu satunya yang menyediakan fitur backup route , dimana jika terjadi perubahan pada network maka EIGRP tidak akan meng-kalkulasi ulang untuk pemilihan jalur routingnya , karena dia langsung menggunakan backup route ini. 


*Alat dan Bahan* :
~ Cisco Packet Tracert
~ 4 Buah Router 2811
~ 4 Buah Switch 2960
~ 4 Buah Kabel Serial
~ 8 Buah PC
~ 8 Buah Kabel Stright
~ 4 Buah Kabel Cross

*Tahap Pelaksanaan* :

1. Langkah pertama, kita buat terlebih dahulu topologi seperti gambar dibawah ini.

2. Selanjutnya langkah ke dua adalah kita konfigurasi di Router1 untuk mengaktifkan.

3. Kemudian, kita konfigurasi juga di Router2 untuk mengaktfikan

4. Lalu jangan lupa juga konfigurasi di Router3-Nya.

5. Dan juga jangan lewatkan konfigurasi di Router4.

6. Setelah semua sudah konfigurasi, kemudian kita kembali lagi ke Router1 untuk mengaktifkan ke arah switchnya.

7. Kemudian jangan lupa juga di Switchnya kita di "mode trunk" untuk menghubungkan ke routernya.

8.  Selanjutnya kita masuk di Router2, jangan lupa juga konfigurasi untuk mengaktifkan ke switch.

9. Kemudian kita konfigurasi juga pada switch yang ada di router2 nya, dengan "mode trunk" untuk menghubungkan ke routernya.

10.  Lalu kita pergi ke router3, kemudian kita konfigurasi untuk mengaktifkan ke arah switch nya.

11. Kemudian jangan lupa juga konfigurasi pada switchnya untuk menghubungkan ke router-nya dengan "mode trunk".

12.  Selanjutnya kita pergi ke Router4, kemudian kita konfigurasi untuk mengaktifkan ke arah switchnya.

13. Jangan lupa juga pada switchnya, kita konfigurasi untuk menghubungkan ke routernya dengan "mode trunk".

14. Setelah semua sudah konfigurasi, sekarang kita bikin ip loopback. Maksudnya adalah IP loopback merupakan IP yang digunakan sebagai router id dalam interface-interface loopback. interface loopback sendiri adalah interface logikal, artinya interface ini secara nyata tidak ada atau virtual. Oleh karena itu, IP loopback sangat penting digunakan dalam router EIGRP maupun OSPF.

15. Kemudian jangan lupa juga kita konfigurasi pada Router2.

16. Selanjutnya jangan tinggalkan juga kita konfigurasi pada Router3.

17. Dan jangan lewatkan juga kita konfigurasi pada Router4.

18. Selanjutnya sekarang kita masuk pada konfigurasi Router EIGRP di Router1, lalu kita masukkan ip networknya yang ada pada setiap router kemudian tambahkan ip loopback0 nya dan jangan lupa tambahkan no auto-summary. Seperti gambar dibawah ini.

19. Kemudian jangan lupa juga kita konfigurasi pada Router2. Seperti gambar dibawah ini.

20. Setelah sudah, lalu kita konfigurasi juga pada Router3-Nya. Seperti pada gambar dibawah ini.

21. Dan terakhir jangan lewatkan juga konfigurasi pada Router4nya.

22. Nah langkah berikutnya adalah sekarang kita masuk pada bagian konfigurasi dhcp nya untuk mendapatkan ip dhcp pada clientnya. Lakukan konfigurasi seperti dibawah ini.

23. Kemudian kalau sudah konfigurasi, lalu kita cek pada salah satu PC yang ada di Router1. Kalau dia sudah mendapatkan ip dhcp nya maka akan muncul sendiri ip dhcpnya serta ada tulisan DHCP SUCCESSFULL seperti gambar dibawah ini.

24. Setelah sudah, kemudian kita konfigurasi juga dhcp nya ( sama seperti langkah no 22 ) pada Router2.

25. Lalu setelah sudah selesai konfigurasinya, kita cek ip dhcp nya apakah sudah berhasil apa belum ( sama seperti langkah nomor 23 ).

26. Kemudian jangan tinggalkan juga konfigurasi pada Router3nya untuk mendapatkan ip dhcp pada client. Seperti gambar dibawah ini.

27. Lalu kita cek pada salah satu PC yang di Router3nya apakah sudah dapat atau belum. Kalau sudah dapat ip dhcp nya maka berhasil. Seperti gambar dibawah ini.

28. Kemudian jangan lewatkan juga konfigurasi pada Router4nya.

29. Lalu kita cek pada salah satu PC yang terhubung pada Router4. Kalau dapat berarti berhasil. Seperti gambar dibawah ini.

30.  Setelah semua PC berhasil mendapatkan IP DHCPnya. Sekarang kita kembali lagi pada Router1 , lalu kita masuk pada bagian "router eigrp 10"nya kemudia kita tambahkan ip network yang ada pada setiap clietn. Lakukan seperti gambar dibawah ini.

31. Selanjutnya jangan lupa juga kita konfigurasi pada Router2 nya. Seperti gambar dibawah ini.

32.  Lalu jangan tinggalkan juga kita konfigurasi pada Router3nya.

33. Dan terakhir jangan lewatkan juga kita konfigurasi pada Router4nya.

34. Setelah semua sudah kita konfigurasi, kemudian kita kembali lagi pada Router1 dan kita cek apakah Dynamic atau bukan dengan perintah "do sh ip route" . Seperti gambar dibawah ini.

35. Kemudian kita coba test ping pada salah satu ip client yang sudah mendapatkan ip dhcp, di Router1. Seperti gambar dibawah ini.

36. Dan terakhir adalah kita coba test ping dengan menggunakan surat yang ada pada cisco packet tracert. Kalau berhasil akan ada bacaan "successfull" seperti gambar dibawah ini.

Alhamdulillah :)

Mungkin cukup sekian materi dari saya, dan mohon maaf apabila ada kekurangan yang kurang berkenan :)


Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar